Selasa, 12 Juni 2012
Tugas Akuntansi Internasional
Selasa, 13 Maret 2012
Tugas Kelompok Akuntansi Internasional (Jurnal1)
| 1. Identitas Artikel | |
| a. Judul | Domestic Accounting Standards, International Accounting Standards, and the Predictability of Earnings |
| b. Penulis | Hollis Ashbaugh and Morton Pincus |
| c. Jurnal | Accounting Research |
| d. Volume | 39 |
| e. Tahun | 2001 |
| f. Nomor | 3 |
| g. Halaman | 417 – 434 |
| 2. Pendahuluan | |
| a. Motivasi | Dengan adanya dampak relatif dari perbedaan standar akuntansi di setiap negara dengan Standar Akuntansi Internasional (IAS) terhadap keakuratan analis keuangan dalam perkiraan laba untuk sampel perusahaan non-AS berubah sebelum dan setelah mengadopsi IAS. |
| b. Tujuan | Untuk menyelidiki apakah variasi dalam standar akuntansi di setiap negara terhadap Standar Akuntansi Internasional (IAS) memiliki dampak relatif pada kemampuan analis keuangan untuk memprediksi laba perusahaan secara akurat, dan apakah keakuratan seorang analis dalam memperkirakan laba berubah setelah perusahaan mengadopsi IAS. |
| 3. Tinjauan Pustaka & Hipotesis | |
| a. Tinjauan Pustaka | Standar Akuntansi Internasional Versus U.S. GAAP: Bagaimana Mereka Membandingkan? (Davis-Friday, P. dan N. Rueschhoff, 1998) Standar Penerimaan dan Kepatuhan Akuntansi Internasional (Street, Grey and Bryant, 1999), Perubahan Akuntansi dan Keakuratan Seorang Analis dalam Meramalkan Laba (Brown, 1983), Perubahan Akuntansi dan Laba yang Dapat Diprediksi (Elliott dan Philbrick, 1990), Pilihan Standar Akuntansi Perusahaan Non-AS (Ashbaugh, 2001), Hukum Perusahaan Jerman dan Perundangan Akuntansi (Eggert, 1998). |
| b. Hipotesis | H1. Nilai absolut dari kesalahan perkiraan seorang analis terhadap pendapatan terkait positif dengan perbedaan yang lebih besar dalam pengukuran akuntansi di setiap negara dan pengungkapan relative terhadap standar IAS. H2. Keakuratan seorang analis dalam memperkirakan laba berubah setelah perusahaan mengadopsi IAS. |
| 4. Metode Penelitian | |
| a. Pengukuran variabel | |
| b. Metode analisis | FERRORit-1 = α + β1NUMit-1 + β2MVEit-1 + β3Xi + ɛit-1 Analisis Korelasi, tes Bivariate dan tes Pearson (Spearman), dan tes Two-tailed |
| c. Sampling | 80 Perusahaan Non-AS |
| 5. Hasil analisis | Terdapat bukti yang kuat bahwa kesalahan dan perubahan keakuratan seorang analis keuangan terhadap perkiraan pendapatan perusahaan non-AS terkait dengan perbedaan dalam pengukuran akuntansi di setiap negara dan pengungkapan relatif terhadap standar IAS. |
| 6. Simpulan, Keterbatasan, Implikasi | Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa perbedaan standar akuntansi di setiap negara relatif terhadap patokan IAS dan mempengaruhi kemampuan analis keuangan untuk secara akurat memprediksi laba perusahaan non-AS |